Baut ekspansi
Baut ekspansi biasanya terdiri dari bagian-bagian berikut:
Badan baut: Bagian berulir yang digunakan untuk mengencangkan tabung ekspansi dan menciptakan gaya ekspansi berbentuk baji.
Tabung yang diperluas: Bagian berbentuk tabung dengan satu atau lebih potongan yang mengembang secara radial untuk menahannya di dalam lubang ketika baut disekrup.
Mesin cuci dan mur: digunakan untuk menyambung baut ke benda yang perlu diperbaiki dan untuk menerapkan beban awal.
Saat memasang baut ekspansi, pertama-tama perlu mengebor lubang di badan pemasangan yang sesuai dengan diameter luar tabung ekspansi. Tabung ekspansi kemudian ditempatkan ke dalam lubang dan baut disekrup. Saat baut disekrup, bagian tabung yang dipotong mengembang secara radial hingga terbentuk kontak gesekan yang rapat antara tabung dan dinding lubang. Pada titik ini, dengan mengencangkan mur dan ring, beban awal yang dihasilkan cukup untuk menahan benda di tempatnya.
Gaya pemasangan yang kuat: Gesekan yang terbentuk antara baut ekspansi dan media sangat besar, yang dapat memberikan efek pemasangan yang stabil.
Pemasangan mudah: tidak diperlukan alat pemasangan khusus, hanya diperlukan obeng atau kunci pas biasa.
Beradaptasi: Cocok untuk semua jenis material keras, seperti beton, dinding bata, batu, dll.
Dapat digunakan kembali: Desain baut ekspansi parsial memungkinkan pemasangan ulang setelah pembongkaran, meningkatkan efisiensi penggunaan.
Bidang aplikasi
Baut ekspansi memiliki beragam aplikasi di berbagai bidang, termasuk namun tidak terbatas pada:
Teknik konstruksi: digunakan untuk memperbaiki braket, pipa, baki kabel, dll.
Manufaktur mesin: digunakan untuk memperbaiki peralatan mekanis, braket dan alas, dll.
Tenaga dan energi: Digunakan untuk mengamankan peralatan seperti tiang listrik, menara transmisi, dan turbin angin.
Transportasi: digunakan untuk memperbaiki jembatan, terowongan dan fasilitas jalan raya, dll.

